BERITA

Sukses MTQ Nasional ke-XXVII Tahun 2018, Kafilah Provinsi Bengkulu Rebut Juara 2 Nasional Cabang Tilawah Golongan Canet

Oleh : Meky 14-10-2018

Gelaran Musabaqoh Tilawatil Quran Tingkat Nasional ke - 27 Tahun di Medan, Sumatera Utara telah sukses dilaksanakan dengan meriah dan religius. Acara ini berlangsung selama 10 hari yang dimulai pada tanggal 4 s.d Oktober 2018 dengan mengusung tema : "MTQ mewujudkan Revolusi Mental Menuju Insan yang Qu'rani". Pembukaan dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2018 dan dibuka secara resmi oleh Presiden RI, Joko Widodo yang didampingi oleh Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama. MTQ Nasional ke -27 ini diikuti oleh seluruh Kafilah se-Indonesia yang berjumlah 1.550 kafilah, turut serta Kafilah Provinsi Bengkulu sebanyak 71 Kafilah, Official dan Tim Penggembira.



(Presiden RI, Joko Widodo, Dokumentasi Pemkesra Center, Biro Pemerintahan & Kesra Setda Provinsi Bengkulu, Fotografer : Meky Indo Manna)



(Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Dokumentasi Pemkesra Center, Biro Pemerintahan & Kesra Setda Provinsi Bengkulu, Fotografer : Meky Indo Manna)



Tujuh cabang lomba, dan 23 golongan lomba. Begitulah gambaran Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke-27 tahun 2018. Selain itu, ada parade 1.000 hafizh, pawai ta’aruf, pameran, seminar seni budaya, konsultasi zakat, wakaf, dan pernikahan, membaca Alquran bagi milenial, dan lain-lain. MTQ yang begitu semarak.



(Menteri Agama RI, Lukman, Dokumentasi Pemkesra Center, Biro Pemerintahan & Kesra Setda Provinsi Bengkulu, Fotografer : Taufik Wahyudi)



Dalam Pidatonya Presiden RI, Joko Widodo mengingatkan pentingnya Alquran sebagai petunjuk bagi manusia yang mengandung penjelasan-penjelasan tentang yang hak dan yang batil. Alquran juga menjadi petunjuk untuk memperkokoh akhlakul karimah, membangun kehidupan yang beradab, dan menerapkan ide-ide besar serta ide-ide mulia dalam Alquran untuk kemaslahatan umat dan bangsa Indonesia.


Presiden mengajak masyarakat untuk merubah pandangan terhadap MTQ yang bukan lagi hanya sebagai sebuah acara rutin dan lomba menang-kalah dalam seni membaca Alquran. Alquran adalah sumber kesejukan, menjadi sumber mata air melimpahnya ukhuwah islamiyah (persaudaraan umat Islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan bangsa), dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan umat manusia).


"Menjadikan MTQ sebagai suntikan energi bagi umat Islam di Indonesia untuk membumikan Alquran dalam dunia nyata, membumikan Alquran dalam kehidupan sehari-hari seorang Muslim. Saat Alquran di acara MTQ ini dibaca dengan tajwid dan lagu yang merdu, marilah kita juga merenungkan dan memahami maknanya," tutur Presiden.




(Dokumentasi Pemkesra Center, Biro Pemerintahan & Kesra Setda Provinsi Bengkulu, Fotografer : Meky Indo Manna)



Dalam keikutsertaan Provinsi Bengkulu pada MTQ Nasional ke-27 ini, Kafilah Provinsi Bengkulu berhasil merbut Juara 2 Nasional Cabang Tilawah Golongan Canet (Cacat Netra) dengan nilai 94,00 atas nama  Nofita Sari, Asal  Kab. Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Umur 23 tahun, Sekolah Madrasah Aliah Baitul Makmur Rejang Lebong, Kelas 12 jurusan agama, putri dari pasangan bapak Misno dan ibu Maryatun.






diakhir pergelaran MTQ ke-27 Tahun 2018, Provinsi Bengkulu menduduki peringkat 19 dari 34 Provinsi se-Indonesia, tentunya hal ini menjadi evaluasi dan kebanggaan tersendiri untuk meningkatkan pembinaan secara dini dan berkualitas demi mewujudkan Bengkulu yang Qur'ani. Prestasi harapan yang sangat didambakan, tapi yang paling penting dan membanggakan Provinsi Bengkulu memiliki generasi Hafidz & Hafidzah, Qori & Qori'ah serta Tilawatil Qur'an yang akan berjuang mengharumkan nama Provinsi Bengkulu di kancah MTQ tingkat Nasional.



Dokumentasi Pemkesra Center MTQ Nasional ke-27 Tahun 2018, Medan - Sumatera Utara





















(Kafilah Provinsi Bengkulu, MTQN ke-27 Tahun 2018, Dokumentasi Pemkesra Center, Biro Pemerintahan & Kesra Setda Provinsi Bengkulu, Fotografer : Meky Indo Manna)


Share this :

ARSIP BERITA