BERITA

Rapat Pembinaan & Pengawasan #GWPP2018 : ASN harus mencreated karirnya sendiri

Oleh : Meky 13-10-2018



Rapat Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Urusan Pemerintah di Kab/Kota, Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat sukses dilaksanakan pada tanggal 11 s.d 13 Oktober 2018 bertempat di The Madelin Hotel Bengkulu. Rapat tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintah dan Kesra, Hamka Sabri dan dilanjutkan pemaparan & pembahasan pada hari kedua.
 

 
 


(Dokumentasi Biro Pemkesra, Foto : Pemkesra Center Fotografer : Meky Indo Manna) 


Adapun yang menjadi Public Speaker pada hari kedua adalah, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra, Rehal Ikmal, Subdit Dekonsentrasi Kemendagri, Firman & Amirullah serta Inspektorat Provinsi Bengkulu. Pada malam harinya dilanjutkan dengan pemaparan dari Sekretaris Ditjen Otonomi Daerah, Akmal Malik, yang pada materinya membahas "Pembinaan & Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah".





(Dokumentasi Biro Pemkesra, Foto : Pemkesra Center Fotografer : Meky Indo Manna) 

Diskusi ini berjalan dengan antusias dengan banyaknya pertanyaan dan pemahaman oleh peserta, peserta Rapat berasal dari Bappeda, Inpektorat & Bagian Pemerintahan se-Kab/Kota Provinsi Bengkulu. Pada Materinya Akmal Malik menjelaskan "Efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah perlu ditingkatkan dengan lebih memperhatikan aspek-aspek hubungan antar tingkat pemerintahan, antar daerah, potensi dan keanekaragaman daerah, serta peluang dan tantangan persaingan global dalam kesatuan sistem penyelenggaraan pemerintahan negara yang pada akhirnya akan memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini".
 


 (Dokumentasi Biro Pemkesra, Foto : Pemkesra Center Fotografer : Meky Indo Manna) 

"Peran gubernur sebagai wakil Pemerintah mempunyai fungsi yang sangat penting dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan kabupaten/kota sehingga terbangun sinergitas/sinkronisasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. ApabilaHubungan Pemerintah Pusat dan pemerintahan daerah berjalan baik dan harmonis, maka hal ini akan mendukung tercapainya kepentingan dan tujuan nasional yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia".


(Dokumentasi Biro Pemkesra, Foto : Pemkesra Center Fotografer : Meky Indo Manna) 

Selain pemaparan & diskusi tentang materi di atas, para peserta dan narasumber juga membahas engenhai isu-isu atual yang sedang terjadi saat ini & kekhawatiran para ASN terhadap kebijakan-kebijakan Pemerintah.

Dalam Closing Opinion nya, beliau mengatakan "Kita tidak bisa mengandalkan SDA sebagai satu-satunya pendapatan/pemasukan Daerah. Mengenai dana transfer, Provinsi yang berpenghasilan/Pendapatan yang lebih besar jangan berpikiran parsial terhadap Provinsi yang berpenghasilan/Pendapatan kecil, tetapi berpikir dengan konsep NKRI. ASN harus mencreated karirnya sendiri".

(Dokumentasi Biro Pemkesra, Foto : Pemkesra Center Fotografer : Meky Indo Manna) 
 
“apabila orang-orang baik banyak diam, maka orang-orang jahat akan berbuat jahat, Maka dari itu dibutuhkan banyak orang yang baik" tutur beliau.

Share this :

ARSIP BERITA